KPU Kabupaten Belitung Edukasi Pemilih Pemula di SMA Anugrah Tanjungpandan
kab-belitung.kpu.go.id, KPU Kabupaten Belitung melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula kepada siswa/siswi SMA Anugrah Tanjungpandan pada Kamis (21/5). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada pelajar terkait pentingnya partisipasi dalam Pemilu dan Pemilihan, khususnya bagi pemilih pemula. Kepala SMA Anugrah Tanjungpandan, Lumbang M. Simamora. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada KPU Kabupaten Belitung atas pelaksanaan sosialisasi di sekolahnya. Menurutnya, kegiatan tersebut penting untuk memberikan edukasi kepada siswa yang dalam waktu dekat akan memiliki hak pilih. “Kami harapkan anak-anak kami yang nantinya sudah memiliki hak suara tidak golput dan dapat menentukan pilihan dengan baik, karena suara kita menentukan masa depan kita,” ujar Lumbang. Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Belitung, Heri Wibowo, menyampaikan bahwa sosialisasi pendidikan pemilih perlu dilakukan sejak dini agar pemilih pemula memahami hak dan kewajibannya dalam Pemilu. Ia menjelaskan bahwa menjadi pemilih bukan hanya sekadar memiliki KTP, tetapi juga memahami proses demokrasi dan pentingnya menggunakan hak suara secara bertanggung jawab. “Sosialisasi ini penting agar adik-adik dapat memahami bagaimana menggunakan hak pilih serta mampu menganalisis visi dan misi peserta pemilihan sebelum menentukan pilihan,” kata Heri Wibowo saat membuka kegiatan secara resmi. Dalam kegiatan tersebut, Heri Wibowo juga menyampaikan materi terkait pendidikan pemilih, demokrasi, dan kepemiluan kepada para siswa. Kegiatan kemudian ditutup secara resmi oleh Heri Wibowo dengan harapan para siswa terus menggali informasi mengenai sistem demokrasi dan kepemiluan di Indonesia sebagai bentuk kecintaan terhadap bangsa dan negara. (apbl) ....
KPU Kabupaten Belitung Tingkatkan Kesadaran Pemilih Pemula di SMA PGRI Tanjungpandan
kab-belitung.kpu.go.id, KPU Kabupaten Belitung melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula kepada siswa/siswi SMA PGRI Tanjungpandan pada Kamis (21/5). Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai demokrasi, kepemiluan, serta pentingnya partisipasi generasi muda dalam Pemilu dan Pemilihan sebagai pemilih pemula. Kegiatan dibuka oleh Guru SMA PGRI Tanjungpandan, Roro. Dalam sambutannya, ia berharap para siswa dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan memahami materi yang disampaikan oleh narasumber dari KPU Kabupaten Belitung sebagai bekal saat menjadi pemilih di masa mendatang. “Saya harap materi yang disampaikan dari kakak-kakak narasumber menjadi ilmu yang bermanfaat untuk kalian yang nantinya akan menjadi pemilih saat berusia 17 tahun,” ujar Roro. Materi sosialisasi disampaikan oleh Ketua Divisi Teknis dan Penyelenggaraan KPU Kabupaten Belitung, Yossi. Dalam pemaparannya, Yossi menjelaskan pentingnya pendidikan pemilih bagi generasi muda karena para siswa nantinya akan ikut berpartisipasi dalam kegiatan kepemiluan sebagai pemilih. “Indonesia menganut sistem demokrasi Pancasila, di mana rakyat adalah pemegang kedaulatan dalam Negara Republik Indonesia. Artinya, rakyat memiliki hak untuk menentukan jalannya pemerintahan melalui pemilu dengan memilih pemimpin dan wakil rakyat secara langsung, jujur, dan adil,” jelas Yossi. Selain membahas demokrasi Pancasila dan pentingnya partisipasi dalam Pemilu, materi yang disampaikan juga meliputi sejarah pemilu dan pilkada di Indonesia, lembaga penyelenggara Pemilu, tata cara menggunakan hak suara di TPS, jenis-jenis pemilih, hingga pentingnya menjadi pemilih yang cerdas, berdaulat, dan berintegritas. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan dan aktif mengajukan pertanyaan terkait proses demokrasi dan kepemiluan di Indonesia. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat memahami pentingnya menggunakan hak pilih secara bijak dan bertanggung jawab di masa mendatang. (apbl) ....
KPU Kabupaten Belitung Gelar KPU Belitung Mengajar di Politeknik Belitung
kab-belitung.kpu.go.id, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung melaksanakan kegiatan “KPU Belitung Mengajar” di Politeknik Belitung pada Selasa (19/5). Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara KPU Kabupaten Belitung dengan Politeknik Belitung dalam mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang kepemiluan dan pendidikan demokrasi. Kegiatan yang dilaksanakan pada mata kuliah Komunikasi Publik bagi mahasiswa Program Studi Manajemen Administrasi itu menghadirkan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Belitung, Yossi, sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, mahasiswa diberikan materi terkait demokrasi, pemilu, sejarah pemilu dan pilkada di Indonesia, penyelenggara pemilu, hingga pentingnya partisipasi masyarakat dalam pemilu. Selain materi kepemiluan, mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai pembuatan konten edukatif terkait kepemiluan sebagai sarana menyampaikan informasi publik kepada masyarakat melalui media sosial. “Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami kepemiluan, tetapi juga dapat ikut menyosialisasikan program-program KPU Kabupaten Belitung melalui konten yang kreatif, edukatif, dan mudah dipahami masyarakat,” ujar Yossi. Ia menambahkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dan mewujudkan pemilih yang cerdas, berdaulat, dan berintegritas. Sementara itu, Dosen Politeknik Belitung, Selpiyani, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk tindak lanjut dari Nota Kesepahaman yang telah dilaksanakan sebelumnya antara KPU Kabupaten Belitung dengan Politeknik Belitung. “Kegiatan ini menjadi salah satu output dari hasil Nota Kesepahaman yang telah dilaksanakan sebelumnya. Mahasiswa tidak hanya belajar teori komunikasi di kelas, tetapi juga mendapatkan wawasan praktis terkait komunikasi publik dan penyampaian informasi kepada masyarakat,” kata Selpiyani. Melalui kegiatan KPU Belitung Mengajar, diharapkan terjalin kolaborasi berkelanjutan antara KPU Kabupaten Belitung dengan Politeknik Belitung dalam meningkatkan pendidikan demokrasi, literasi kepemiluan, serta partisipasi generasi muda dalam kehidupan demokrasi. (apbl) ....
KPU Kabupaten Belitung Gelar Penyuluhan Hukum Melalui Nonton Bersama Film Dokumenter tentang Kepemiluan
kab-belitung.kpu.go.id, KPU Kabupaten Belitung melaksanakan Kegiatan Penyuluhan Hukum Bulan Mei Tahun 2026 dengan agenda nonton bersama film dokumenter tentang kepemiluan di Ruang Rapat Kantor KPU Kabupaten Belitung, Rabu (13/5). Kegiatan tersebut diikuti oleh ketua, anggota, sekretaris, staf fungsional, staf pelaksana, dan staf PPNPN di lingkungan KPU Kabupaten Belitung. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menambah wawasan serta membangun sudut pandang yang lebih luas terkait penyelenggaraan pemilu, khususnya dari perspektif hukum tata negara dan penilaian terhadap kinerja penyelenggara pemilu. Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Belitung, Heri Wibowo, mengatakan bahwa melalui kegiatan tersebut peserta diajak untuk melihat berbagai sudut pandang terhadap pelaksanaan pemilu dan kinerja penyelenggara pemilu. “Melalui film ini kita dapat melihat adanya sudut pandang lain terhadap penyelenggaraan pemilu. Hal tersebut menjadi bahan pembelajaran dan evaluasi bagi kita agar pelaksanaan tugas tetap berjalan sesuai ketentuan, peraturan perundang-undangan, PKPU, dan surat edaran yang berlaku,” ujar Heri. Selain menjadi bagian dari kegiatan penyuluhan hukum rutin, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman serta kesadaran seluruh jajaran KPU Kabupaten Belitung dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai penyelenggara pemilu secara profesional dan berintegritas. (apbl) ....
KPU Kabupaten Belitung dan Politeknik Belitung Teken Nota Kesepahaman, Perkuat Pendidikan Demokrasi dan Kepemiluan
kab-belitung.kpu.go.id, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung melaksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Politeknik Belitung yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Pendidikan Pemilih kepada mahasiswa dan mahasiswi Politeknik Belitung pada Senin (11/5) di Ruang Direktur Politeknik Belitung. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergi kelembagaan dalam meningkatkan pemahaman demokrasi, pendidikan politik, serta partisipasi pemilih di kalangan generasi muda. Penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut juga menjadi bagian dari dukungan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan kepemiluan dan pendidikan demokrasi. Melalui kerja sama ini, KPU Kabupaten Belitung dan Politeknik Belitung diharapkan dapat berkolaborasi dalam berbagai kegiatan edukasi kepemiluan secara berkelanjutan. Direktur Politeknik Belitung, Agi Santri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Nota Kesepahaman antara Politeknik Belitung dan KPU Kabupaten Belitung memiliki relevansi dan urgensi yang tinggi. “Nota Kesepahaman antara Politeknik Belitung dengan KPU Kabupaten Belitung memiliki relevansi dan urgensi yang tinggi. Kita bisa berkolaborasi bersama untuk melaksanakan berbagai kegiatan dalam mewujudkan pemilih yang cerdas dan berintegritas untuk pemilu yang demokratis,” ujar Agi Santri. Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Belitung, Amir Husin, saat membuka kegiatan secara resmi menyampaikan bahwa pendidikan politik kepada masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab yang harus terus dijalankan oleh KPU. “Kami tetap ingin terus bergerak bahwa pendidikan politik kepada masyarakat adalah sebuah kewajiban dan amanah yang harus dijalankan,” kata Amir Husin. Ia juga berharap sinergi yang terjalin bersama Politeknik Belitung dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi peningkatan pendidikan demokrasi di kalangan mahasiswa. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara KPU Kabupaten Belitung dan Politeknik Belitung yang ditandatangani oleh Ketua KPU Kabupaten Belitung, Amir Husin, dan Direktur Politeknik Belitung, Agi Santri. Penandatanganan tersebut disaksikan oleh anggota KPU Kabupaten Belitung, Sekretaris beserta jajaran sekretariat KPU Kabupaten Belitung, serta sivitas akademika Politeknik Belitung. Setelah penandatanganan Nota Kesepahaman, kegiatan dilanjutkan dengan Sosialisasi Pendidikan Pemilih yang disampaikan oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Belitung, Melly Triani. Materi yang disampaikan antara lain terkait demokrasi, tahapan pemilu dan pemilihan, data pemilih, serta pentingnya partisipasi generasi muda dalam mewujudkan pemilu yang demokratis. Kegiatan berlangsung antusias dan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran politik mahasiswa dalam kehidupan demokrasi dan kepemiluan. (apbl) ....
KPU Kabupaten Belitung Gelar Ceramah Agama, Ingatkan Pentingnya Menjaga Nikmat Sehat dan Waktu Luang
kab-belitung.kpu.go.id, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung melaksanakan Kegiatan Ceramah Agama Bulan Mei 2026 di lingkungan KPU Kabupaten Belitung pada Jumat (8/5). Kegiatan tersebut menghadirkan penceramah Ustadz Rudy Ermawan dan diikuti oleh anggota dan jajaran sekretariat KPU Kabupaten Belitung. Dalam ceramahnya, Ustadz Rudy Ermawan menyampaikan pentingnya memanfaatkan nikmat sehat dan waktu luang untuk meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT. Ia mengingatkan bahwa dua nikmat yang sering dilupakan oleh manusia adalah kesehatan dan waktu luang. “Dua nikmat yang sering dilupakan kaum muslimin, yaitu nikmat sehat dan waktu luang. Oleh karena itu gunakanlah nikmat sehat dan waktu luang kita untuk taat kepada Allah SWT,” ujarnya. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga pola makan dengan mengonsumsi makanan yang halal dan baik serta senantiasa mengingat kematian sebagai hal yang pasti dialami setiap manusia. Dalam penyampaiannya, ia turut menegaskan tiga hal yang tidak boleh ditunda, yakni menikah, membayar hutang, dan pemulasaraan jenazah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Salah satu pertanyaan yang dibahas yakni mengenai cara menasihati seseorang agar melaksanakan salat. Menanggapi hal tersebut, Ustadz Rudy Ermawan menyampaikan agar senantiasa mengingatkan tentang kematian serta mendoakan orang tersebut agar diberikan hidayah dan kesadaran untuk beribadah. Pada kesempatan tersebut, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Belitung, Yossi, menyampaikan harapannya agar materi yang disampaikan dapat menjadi bekal dan pengingat bagi seluruh peserta. “Mudah-mudahan apa yang Pak Ustadz sampaikan kali ini bisa jadi bekal kita agar lebih baik ke depannya,” ujar Yossi. Kegiatan ceramah agama rutin dilaksanakan sebagai sarana pembinaan rohani dan peningkatan nilai-nilai keagamaan di lingkungan KPU Kabupaten Belitung. (apbl) ....
Publikasi
Opini
Oleh: Melly Triani Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Kabupaten Belitung kab-belitung.kpu.go.id, Semangat R.A. Kartini tidak hanya menjadi simbol perjuangan perempuan di masa lalu, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam membangun demokrasi yang inklusif hari ini. Perempuan bukan lagi sekadar objek dalam pembangunan, melainkan subjek aktif yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan, termasuk dalam proses demokrasi seperti pemilu dan pilkada. Dalam konteks penyelenggaraan pemilu, perempuan memiliki posisi yang sangat penting, baik sebagai pemilih, penyelenggara, maupun agen sosialisasi di tengah masyarakat. Di KPU, keterwakilan perempuan bukan hanya soal angka, tetapi juga tentang perspektif. Kehadiran perempuan di dalam struktur kelembagaan membawa pendekatan yang lebih empatik, komunikatif, dan adaptif terhadap berbagai segmen pemilih, seperti perempuan, lansia, disabilitas, hingga pemilih pemula. Sebagai Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, saya melihat bahwa perempuan memiliki keunggulan dalam membangun kedekatan sosial. Hal ini sangat membantu dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat. Sosialisasi tidak hanya soal menyampaikan informasi, tetapi juga bagaimana pesan itu bisa diterima, dipahami, dan menggerakkan masyarakat untuk berpartisipasi aktif. Perempuan juga memiliki peran penting dalam mendorong budaya demokrasi yang sehat di lingkungan keluarga dan komunitas. Dari lingkup terkecil inilah kesadaran politik tumbuh. Ketika perempuan berdaya dan teredukasi, maka kualitas demokrasi pun ikut meningkat. Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa perjuangan belum selesai. Saat ini, keberanian perempuan bukan hanya ditunjukkan dengan melawan keterbatasan, tetapi juga dengan mengambil peran dalam ruang-ruang strategis, termasuk dalam demokrasi. Mari terus mendorong perempuan Indonesia untuk berani bermimpi, percaya diri, dan berkontribusi aktif, karena demokrasi yang kuat membutuhkan partisipasi perempuan yang setara dan bermakna. (apbl)